Destinasi ReligiIslam

Wisata Religi Masjid Ceng Ho: Harmoni Budaya dan Iman

1. Mengenal Masjid Ceng Ho

Rahmatullah.id – Masjid Ceng Ho adalah salah satu ikon wisata religi di Indonesia yang unik karena memadukan unsur Islam, Tionghoa, dan budaya Nusantara. Nama masjid ini di ambil dari Laksamana Cheng Ho, seorang pelaut dan penjelajah Muslim asal Tiongkok yang pada abad ke-15 berlayar hingga ke Nusantara untuk berdagang sekaligus menyebarkan ajaran Islam.

Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi yang populer karena nilai sejarah, arsitektur, serta pesan toleransi yang terkandung di dalamnya.


2. Lokasi Masjid Ceng Ho

Masjid Ceng Ho tersebar di beberapa kota besar Indonesia, dengan yang paling terkenal berada di:

  • Surabaya, Jawa Timur – di bangun tahun 2001 dan menjadi salah satu masjid pertama dengan gaya arsitektur Tionghoa di Indonesia.
  • Palembang, Sumatera Selatan – masjid megah yang didirikan tahun 2006, terinspirasi dari semangat dakwah Cheng Ho di Sumatera.
  • Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur – masjid dengan nuansa hijau dan merah yang kental, berdiri di kompleks wisata religi.

Keberadaan masjid-masjid ini tidak hanya memperkaya khazanah arsitektur Islam, tetapi juga menjadi simbol kerukunan antar etnis di Indonesia.


3. Arsitektur Unik: Perpaduan Islam dan Tionghoa

Salah satu daya tarik utama Masjid ini adalah desain arsitekturnya. Bangunan masjid memadukan gaya Tionghoa dengan nuansa Islam, diantaranya:

  • Warna merah, hijau, kemudian emas mendominasi eksterior, khas bangunan Tiongkok.
  • Atap berbentuk pagoda dengan ornamen naga dan awan, namun tetap memuat kaligrafi Arab.
  • Menara berbentuk mirip kelenteng, tetapi di fungsikan sebagai tempat azan.
  • Interior masjid di penuhi kaligrafi indah yang berpadu dengan motif ukiran khas Tiongkok.

Harmoni desain ini menyampaikan pesan kuat bahwa Islam dapat berdampingan dengan budaya lokal tanpa kehilangan esensi spiritualnya.


4. Aktivitas Wisata Religi di Masjid Ceng Ho

Selain sebagai tempat beribadah, Masjid ini menjadi destinasi wisata religi yang menawarkan berbagai kegiatan:

  • Shalat berjamaah di ruang utama yang megah dan nyaman.
  • Mengikuti kajian atau ceramah keislaman yang rutin digelar.
  • Wisata sejarah, dengan mempelajari kisah Laksamana Cheng Ho dan perannya dalam penyebaran Islam di Nusantara.
  • Fotografi arsitektur, karena desain masjid yang unik menjadi latar favorit bagi wisatawan.
  • Kegiatan sosial, seperti pembagian sembako, santunan anak yatim, hingga buka puasa bersama.


5. Makna dan Filosofi Masjid Ceng Ho

Lebih dari sekadar tempat ibadah, Masjid yang satu ini menyimpan makna mendalam:

  • Toleransi antar budaya: menunjukkan bahwa Islam mampu beradaptasi dan hidup berdampingan dengan budaya lain.
  • Pewarisan sejarah: mengingatkan umat Islam pada kiprah Cheng Ho sebagai penyebar Islam yang damai.
  • Simbol persatuan: menjadi titik temu umat Islam dari berbagai latar belakang etnis.


6. Tips Berkunjung ke Masjid Ceng Ho

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, berikut beberapa tips:

  1. Kenakan pakaian sopan sesuai adab memasuki rumah ibadah.
  2. Datang di luar waktu salat berjamaah bila hanya ingin menikmati arsitektur atau berfoto, agar tidak mengganggu jamaah.
  3. Hormati aturan lokal, seperti menjaga kebersihan dan kesopanan.
  4. Manfaatkan kesempatan untuk belajar sejarah Cheng Ho melalui literatur atau pemandu yang tersedia.


7. Kesimpulan

Masjid Ceng Ho adalah destinasi wisata religi yang menggabungkan spiritualitas, sejarah, dan budaya dalam satu tempat. Dengan arsitektur unik yang memadukan Islam dan Tionghoa, masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol toleransi dan persatuan di Indonesia.

Mengunjungi Masjid Ceng Ho memberikan pengalaman berbeda: beribadah sambil belajar sejarah, mengagumi keindahan arsitektur, sekaligus merasakan harmoni antar budaya. Inilah yang menjadikan masjid ini sebagai salah satu destinasi religi paling istimewa di tanah air.