Pura Tanah Lot Ikon Wisata Religi : Pura di Atas Batu Karang
Rahmatullah.id – Bali, yang di kenal sebagai Pulau Dewata, memiliki banyak pura megah yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah umat Hindu, tetapi juga menjadi daya tarik wisata dunia. Salah satu pura yang paling ikonik adalah Pura Tanah Lot. Keindahan lokasinya yang berada di atas batu karang besar di tepi laut menjadikannya salah satu destinasi wajib bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
1. Sejarah Pura Tanah Lot
Pura Tanah Lot di perkirakan berdiri pada abad ke-16 oleh seorang pendeta bernama Dang Hyang Nirartha. Beliau melakukan perjalanan spiritual ke Bali dan memilih lokasi Tanah Lot sebagai tempat peribadatan untuk memuja dewa laut. Sejak saat itu, pura ini menjadi salah satu pura penting bagi masyarakat Hindu di Bali.
Nama Tanah Lot berasal dari kata tanah yang berarti daratan, dan lot atau laut yang berarti lautan. Nama ini menggambarkan lokasi pura yang berdiri kokoh di atas batu karang yang di kelilingi air laut.
2. Keunikan Lokasi Pura
Keindahan Pura di Atas Batu Karang ini terletak pada lokasinya yang dramatis. Saat air pasang, pura ini tampak seperti terapung di tengah laut. Sebaliknya, saat air surut, pengunjung dapat berjalan kaki mendekati pura. Kombinasi antara pura, ombak, dan panorama matahari terbenam menjadikan tempat ini salah satu objek fotografi paling populer di Bali.
Selain itu, di sekitar pura terdapat gua kecil yang di huni ular laut. Ular ini di anggap suci oleh masyarakat setempat dan di percaya sebagai penjaga pura dari roh jahat.
3. Fungsi Religi Pura Tanah Lot
Bagi umat Hindu Bali, Pura di Atas Batu Karang ini adalah salah satu pura laut (pura segara) yang berfungsi sebagai tempat pemujaan Dewa Baruna, penguasa laut. Upacara keagamaan sering di lakukan di sini, terutama saat purnama (bulan purnama) dan upacara odalan.
Meskipun menjadi destinasi wisata populer, Pura ini tetap berfungsi utama sebagai tempat ibadah. Oleh karena itu, ada area tertentu yang hanya boleh dimasuki oleh umat Hindu yang bersembahyang.
4. Daya Tarik Wisata Pura Tanah Lot
a. Panorama Matahari Terbenam
Pura ini dikenal sebagai salah satu spot terbaik untuk menikmati sunset di Bali. Siluet pura di balik cahaya jingga matahari menciptakan pemandangan yang menakjubkan.
b. Arsitektur Tradisional Bali
Bangunan pura yang khas dengan ornamen Bali memperlihatkan keindahan seni dan budaya Hindu.
c. Lingkungan Sekitar
Selain pura, di kawasan Tanah Lot terdapat taman indah, area belanja suvenir, dan restoran yang menyajikan pemandangan laut langsung.
d. Atraksi Budaya
Wisatawan juga bisa menyaksikan berbagai pertunjukan budaya Bali, seperti tari Kecak yang kerap dipentaskan di area sekitar pura.
5. Tips Berkunjung ke Pura Tanah Lot
Agar kunjungan semakin berkesan, ada beberapa tips yang bisa diikuti:
- Datang menjelang sore untuk menikmati sunset.
- Gunakan pakaian sopan karena lokasi ini adalah tempat suci.
- Perhatikan pasang surut air laut jika ingin mendekat ke pura.
- Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan keindahan panorama.
6. Peran Pura Tanah Lot dalam Pariwisata Bali
Sebagai salah satu ikon Bali, Pura yang satu ini berperan besar dalam mendukung pariwisata daerah. Ribuan wisatawan datang setiap hari, memberikan kontribusi pada ekonomi lokal melalui tiket masuk, penjualan suvenir, hingga kuliner khas Bali.
Lebih dari sekadar destinasi wisata, Pura di Atas Batu Karang ini adalah simbol harmonisasi antara agama, budaya, dan keindahan alam.
Kesimpulan
Pura Tanah Lot bukan hanya tempat ibadah umat Hindu, tetapi juga salah satu ikon wisata paling terkenal di Pulau Dewata. Dengan sejarah spiritual yang kuat, lokasi unik di atas batu karang, dan panorama sunset yang memukau, Tanah Lot menjadi magnet bagi wisatawan dari seluruh dunia.
Bagi siapa pun yang berkunjung ke Bali, menyaksikan keindahan Pura Tanah Lot adalah pengalaman yang wajib dilakukan. Destinasi ini mengajarkan bahwa keindahan alam dan budaya dapat bersatu menciptakan harmoni yang mempesona