Laut di Sabang : Fakta Menarik tentang Laut Titik Nol Indonesia
Rahmatullah.id – Sabang adalah kota kecil yang terletak di Pulau Weh, Aceh, dan di kenal sebagai titik nol kilometer Indonesia. Selain pesona daratannya, laut di Sabang menjadi daya tarik utama yang membuat wisatawan datang dari berbagai penjuru dunia. Dengan air laut yang jernih, ekosistem bawah laut yang kaya, serta sejarah maritim yang unik, Sabang adalah destinasi bahari yang tak boleh di lewatkan.
Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang laut di titik Nol Indonesia ini yang membuatnya istimewa.
1. Laut di Sabang dengan Air Sangat Jernih
Salah satu keunggulan laut di titik Nol indonesia ini adalah kejernihan airnya. Di beberapa lokasi, jarak pandang di dalam laut bisa mencapai 20–30 meter, menjadikannya surga bagi para penyelam dan pecinta snorkeling. Kejernihan air ini juga di dukung oleh kondisi lingkungan yang masih alami dan jauh dari polusi.
2. Laut di Sabang surga Bagi Penyelam Dunia
Sabang di kenal luas sebagai salah satu spot diving terbaik di Indonesia. Ada lebih dari 20 titik penyelaman di sekitar Pulau Weh yang menawarkan pengalaman berbeda, seperti:
- Iboih dan Rubiah: terkenal dengan terumbu karang warna-warni dan ikan tropis.
- Batee Tokong: spot diving untuk melihat hiu dan ikan besar.
- Sophie Rickmers Wreck: kapal karam peninggalan Perang Dunia II yang kini menjadi habitat laut.
Tak heran jika Sabang menjadi tujuan favorit para penyelam mancanegara.
3. Habitat Biota Laut di Sabang yang Kaya
Laut di titik Nol Kilometer indonesia ini menyimpan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Tercatat ada ratusan jenis ikan tropis, penyu, hiu karang, hingga lumba-lumba yang sering terlihat di perairan terbuka. Terumbu karangnya juga termasuk yang terjaga dengan baik, berkat kesadaran masyarakat dan program konservasi lokal.
4. Laut di Sabang Titik Nol Kilometer Indonesia
Fakta unik lain, laut di sana adalah menjadi lokasi penting karena di sanalah Tugu Nol Kilometer Indonesia berdiri, menghadap langsung Samudra Hindia. Dari titik ini, lautan Sabang seolah menjadi pintu gerbang maritim Indonesia di ujung barat.
5. Sejarah Maritim yang Panjang
Selain keindahan, laut di sana juga menyimpan sejarah panjang. Pada masa kolonial, Sabang pernah di jadikan pelabuhan strategis karena letaknya yang berada di jalur pelayaran internasional. Hingga kini, banyak kapal dari berbagai negara melewati laut Sabang, menandakan pentingnya kawasan ini dalam peta maritim dunia.
6. Aktivitas Wisata Bahari Populer
Bagi wisatawan, laut di sana menawarkan berbagai aktivitas bahari seru, antara lain:
- Snorkeling dan diving di Pulau Rubiah.
- Fishing trip bersama nelayan lokal.
- Island hopping ke pulau-pulau kecil sekitar Pulau Weh.
- Menikmati sunset di pantai-pantai Sabang dengan latar laut lepas.
Setiap aktivitas menghadirkan pengalaman berbeda yang membuat liburan di Sabang semakin berkesan.
7. Upaya Konservasi Laut
Pemerintah daerah bersama masyarakat setempat aktif menjaga kelestarian laut di titik Nol indonesia ini. Pulau Rubiah, misalnya, di jadikan Taman Laut untuk melindungi terumbu karang dan biota laut. Selain itu, kegiatan edukasi lingkungan juga di gencarkan agar wisatawan ikut berperan menjaga kebersihan laut.
Kesimpulan
Laut di Sabang adalah salah satu aset bahari Indonesia yang memikat dengan keindahan, kekayaan biota, hingga nilai sejarahnya. Dari air laut yang jernih, spot diving kelas dunia, hingga sejarah maritim yang panjang, Sabang memang layak disebut sebagai mutiara di ujung barat Nusantara.
Selain itu, keberhasilan masyarakat dalam menjaga kelestarian laut juga menjadi inspirasi bahwa pariwisata bahari bisa berjalan seiring dengan konservasi alam. Jika Anda mencari destinasi wisata laut yang lengkap — indah, alami, dan bersejarah — maka Sabang adalah jawabannya.